Konfirmasi UTS-1 KKPI SMK Kesehatan Surabaya 2012


Selamat dan sukses buat Anak kelas XI Keperawatan dan Farmasi. Hingga saat artikel ini ditulis, rating SMK Kesehatan Surabaya tetap berada dirating teratas pada mesin pencari google. Kesuksesan diri Anda Kesuksesan bersama. Sebagai tahap akhir UTS KKPI maka buatlah komentar pada artikel ini dengan format:

NIS: (Sesuai NIS Masing-masing)

Nama: (Nama Sesuai dengan Absen)

Kelas: (Farmasi-XI/Keperawatan-XI)

Mata Pelajaran: (KKPI)

Kategori: (UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1)

Materi: (Nama materi yang dibahas)

Guru Pembimbing: (Nama guru mata pelajaran yang Anda ambil materinya lengkap dengan gelar)

Url Artikel: (Alamat artikel blog Anda)

(Judul materi yang Anda tuliskan, format Bold)

(Cuplik minimal 2 Paragraf dari artikel yang Anda buat)

Ket: Batas melakukan komentar pada hari Rabu, 3 September 2012, Pukul 18.00 WIB dan bawa form konsultasinya dikumpulkan pada waktu pelajaran KKPI dengan isian lengkap. Terima Kasih

44 Comments

  1. NIS : 047/047.076
    NAMA : ANIK MASLUKHIYAH
    KELAS :XI / KEPERAWATAN
    MATA PELAJARAN : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : Teori Konseptual Keperawatan Dorothea E. Orem
    Guru Pembimbing : Muhammad Choirul Fajar S.Kep
    Url Artikel : http://anikbhawel.blogspot.com/2012/09/konsep-dasar-keperawatan.html
    Judul Materi : Teori Konseptual Keperawatan Dorothea E. Orem

    Teori Konseptual Keperawatan Dorothea E.Orem :

    Menurut Orem , asuhan keperawatan di lakukan dengan keyakinan bahwa setiap orang mempunyai kemampuan untuk merawat diri sendiri sehingga membantu individu dalam memenuhi kebutuhan hidup , memelihara kesehatan , mencapai kesehteraan . Teori Orem ini dikenal sebagai self – care deficit theory . Orem melabeli teorinya sebagai teori umum yang terdiri atas tiga teori terkait , yaitu teori self – care , teori self – care decifit , dan teori nursing system .
    Teori SELF-CARE :
    Self – Care ( perawatan diri ) merupakan suatu kontribusi berkelanjutan orang dewasa bagi kesehatannya . Self – Care ini menggambarkan dan menjelaskan manfaat perawatan diri guna mempertahankan hidup , kesehatan , dan kesejahteraannya .
    TEORI SELF – CARE DECIFIT :
    Teori self –care decifit merupakan inti dari General Theory Of Nursing yang menggambarkan dan menjelaskan mengapa manusia dapat di bantu melalui ilmu keperawatan serta kapan keperawatan di perlukan . Defisit perawatan diri ini terjadi ketika seseorang tidak dapat memelihara diri mereka sendiri .
    TEORI NURSING SYSTEM :
    Teori nursing system (sistem keperawatan ) membahas bagaimana kebutuhan perawatan diri klien dapat di penuhi oleh perawat , klien , atau keduanya . Sistem keperawatan ini di tentuaka atau di susun berdasarkan kebutuhan perawatan diri dan kemampuan klien untuk melakukan perawatan diri .

  2. NIS: 061/061.076

    Nama: kingkin pawesti

    Kelas: Keperawatan-XI

    Mata Pelajaran: KKPI

    Kategori: UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1

    Materi: sistem kardiovaskular

    Guru Pembimbing:Rudiono S.ST

    Url Artikel: http://kingkinpawesti17.blogspot.com/2012/09/sistem-kardiovaskular.html

    SISTEM KARDIOVASKULAR

    Sistem kardiovaskuler merupakan bagian dari sistem sirkulasi darah yang berfungsi mengedarkan darah ke seluruh tubuh dan mengembalikannya kembali ke jantung.

    Jantung terletak pada rongga dada (cavum thorax) tepatnya pada rongga mediastinum diantara paru-paru kiri dan kanan.

    Sirkulasi darah
    Sirkulasi darah terbagi menjadi 2 yaitu:

    Sirkulasi pulmonal adalah peredaran darah antara jantung dengan paru-paru.
    Sirkulasi pulmonal diawali dengan keluarnya darah dari ventrikel kanan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis dan kembali ke atrium kiri melalui vena-vena pulmonalis.

    Sirkulasi sistemik merupakan peredaran darah dari jantung ke seluruh tubuh (kecuali paru-paru). Sirkulasi sistemik dimulai dari keluarnya darah dari ventrikel kiri ke aorta kemudian ke seluruh tubuh melalui berbagai percabangan arteri. Selanjutnya kembali ke jantung (atrium kanan) melalui vena cava. Darah dari tubuh bagian atas kembali ke jantung melalui vena cava superior dan darah dari tubuh bagian bawah kembali ke jantung melalui vena cava inferior.

  3. NIS : 055/055.076
    NAMA : FAJAR NUR OKTAVIANINGTIAS
    KELAS :XI / KEPERAWATAN
    MATA PELAJARAN : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : akupunktur
    Guru Pembimbing : Hendarwati
    Url Artikel : http://fajarnuroktavia.blogspot.com/2012/09/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html
    Judul Materi : akupunktur

    Akupunktur

    Akupuntur menjadi salah satu pengobatan tradisional di cina.Sejarahnya mulai di kenal sejak 4000-5000 tahun yang lalu.Dan sampai sekarang terus berkembang.Di Indonesia pada tahun 1963 mulai diajarkan.
    ilmu akupunktur di istilah akupunktur berasal dari bahasa Latin acus = jarum dan punctura = menusuk. Jadi istilah akupunktur merujuk pada praktek pengobatan yang menggunakan jarum yang ditusuk-tusukkan ke tubuh seorang pasien. Oleh karena itulah di Indonesia akupunktur kadang-kadang lebih dikenal dengan istilah tusuk-jarum.
    Berbagai teori akhirnya dikembangkan oleh para ahli medis Barat untuk menterjemahkan ajaran kuno dari tradisi Cina tersebut ke dalam bahasa medis Barat yang modern. Salah satu hasilnya adalah yang dikenal dengan akupunktur medis, dimana teori dan efek pengobatan akupunktur dikembangkan dari teori anatomi dan fisiologi tubuh manusia sesuai dengan pandangan Barat.
    Ketidaktahuan akan prinsip yang menjadi basis pengobatan akupunktur sering membuat orang khawatir bahwa terapi akupunktur akan bertentangan dengan keyakinannya dalam beragama. Mungkin kekhawatiran ini disebabkan karena akupunktur berasal dari Cina yang sangat kental dengan tradisi maupun kepercayaan yang diwariskan secara turun-menurun oleh nenek moyangnya, sedangkan di sisi lain, mayoritas masyarakat Indonesia cenderung mudah menggolongkan sesuatu yang tidak jelas atau yang berada di luar keyakinan beragamanya sebagai sesuatu yang terlarang.

    CARA KERJA AKUPUNKTUR :
    Penusukan titik akupunktur akan memberikan efek pada tempat perangsangan maupun di tempat yang jauh dari tempat perangsangan melalui jalur persarafan (saraf tepi dan pusat), neurohumoral dan meridian.

  4. NIS : 077/077.076
    NAMA : Wiwik Hidayatun N.
    KELAS :XI / KEPERAWATAN
    MATA PELAJARAN : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : Sistim saraf
    Guru Pembimbing : Rudiono SST
    Url Artikel : http://wiwikhidayatun.blogspot.com/2012/09/sistem-saraf-adalah-pemula-kegiatan.html
    Judul Materi : Sistim Saraf

    Sistem saraf adalah pemula kegiatan otot tubuh & pengatur fungsi mental dan fisik, sistem saraf juga bekerja berdasarkan impuls elektrokimia.

    SISTEM SARAF
     Termasuk sistem pengendali yang merupakan rangkaian organ yang kompleks membentuk sistem terdiri dari jaringan saraf. Jaringan saraf tersebar di seluruh jaringan tubuh. Sistem informasi yang terintegrasi, berfungsi menerima data, mengolahnya, menentukan respon dan memberi perintah ke setiap organ tubuh untuk melakukan tindakan yang penting demi keadaan homeostasis(Pengaturan ketenangan internal dan pemelihara-an kondisi dalam tubuh meskipun terjadi perubahan pada lingkungan sekitarnya.) Tanpa sistem saraf manusia tidak mampu berkomunikasi, berinteraksi, beradaptasi terhadap perubahan lingkungan (internal & eksternal)
     Stimulus
    Setiap perubahan yang terjadi di luar dan di dalam tubuh yang memicu pengiriman pesan ke sistem saraf. Mis: huruf  mata

  5. NIS: 043/043.076
    Nama: A’an Dwi Malinda
    Kelas: Keperawatan-XI
    Mata Pelajaran: KKPI
    Kategori: UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1
    Materi: Komunikasi Kesehatan
    Guru Pembimbing: Herliyana Isnaeni, S.Psi., M.Psi, Psi
    Url Artikel: http://aandwimalinda.blogspot.com/2012/09/komunikasi-kesehatan-massa-atau-promosi.html

    KOMUNIKASI KESEHATAN MASSA ATAU PROMOSI KESEHATAN

    Promosi Kesehatan

    Kegiatan / Usaha menyampaikan pesan kesehatan kepada Masyarakat, Kelompok/Individu sehingga mereka dapat memperoleh pengetahuan ttg kesehatan dan membawa perubahan perilaku. Perilaku tdk sehat mjd sehat

    SASARAN & METODE KOMUNIKASI KESEHATAN

    1. INDIVIDUAL
    Pendekatan dilakukan secara perorangan. Bisa pada yang bersangkutan maupun kepada suami/istri/keluarga. Pendekatan Individual dilakukan krn setiap org memiliki masalah yg berbeda2.

    2. KELOMPOK
    a.Kelompok Besar : Peserta > 15 orang
    b.Kelompok Kecil : Peserta < 15

    3. MASSA
    • Pendekatan Massa ini cocok jika sasarannya bersifat umum, tdk dibedakan jenis kelamin, umur, pekerjaan dll. Pesan yg disampaikan harus dirancang shg mudah diterima. Media yg digunakan adlh media massa seperti Koran, majalah, brosur, spanduk, pamflet, radio, TV dll.

  6. NIS: 070/070.076
    Nama:sarmita sari
    Kelas:Keperawatan-XI)
    Mata Pelajaran: (KKPI)
    Kategori: (UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1)
    Materi: kebutuhan dasar manusia
    Guru Pembimbing: RUDIONO S.ST
    Url Artikel: http://sarmita-sari.blogspot.com/2012/10/kebutuhan-oksigenasi.html

    MEMENUHI KEBUTUHAN OKSIGENASI

    KEBUTUHAN OKSIGENASI
    Merupakan Kebutuhan oksigenasi merupakan kebutuhan dasar manusia yang di gunakan untuk kelangsungan metabolisme sel tubuh mempertahankan hidup.

    SISTEM YG BERPERAN OKSIGENASI
    1. Saluran pernapasan bagian atas
    ž Hidung
    ž Faring
    ž Laring (tenggorokan)
    ž Epligotis
    2. Saluran pernapasan bagian bawah
    ž Trakhea (batang tenggorokan)
    ž Bronkhus
    ž Bronkiolus

    PROSES OKSIGENASI
    1. Ventilasi
    Proses keluar masuknya oksigen dari atmosfer ke dalam alveoli atau dari alveoli ke atmosfer
    2. Difusi Gas
    Merupakan pertukaran antara o2 dari alveoli ke kapiler paru dan co2 dari kapiler ke alveoli
    3. Transfortasi Gas
    Proses pendistribusian O2 kapiler ke jaringan tubuh dan Co2 jaringan tubuh ke kaviler

  7. NIS:071/071/076
    Nama: siti murdaninrum
    Kelas: (Keperawatan-XI)
    Mata Pelajaran: Komunikasi terapeutik
    Kategori:UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1
    Materi: varises
    Guru Pembimbing: desi nur aini
    Url Artikel: http://ningrum-neneng.blogspot.com/2012/09/varises.html

    VARISES

    • Varises adalah munculnya urat-urat membengkak yang di penuhi darah yang terlihat jelas di permukaan kulit.Varises juga di sebut dengan jaring laba-laba,disebabkan dinding pembuluh darah yg melemah.

    PENYEBAB VARISES
    Berkurangnya elastisitas dinding pembuluh vena yang menyebabkan pembuluh vena melemah dan tak sanggup mengalirkan darah ke jantung sebagaimana mestinya. Aliran darah dari kaki ke jantung sangat melawan gravitasi bumi, karena itu pembuluh darah harus kuat, begitu juga dengan dinamisasi otot disekitarnya.
    Rusaknya katup pembuluh vena, padahal katup atau klep ini bertugas menahan darah yang mengalir ke jantung agar tidak keluar kembali. Katup yang rusak membuat darah berkumpul di dalam dan menyebabkan gumpalan yang mengganggu aliran darah.

    CARA PERTAMA MENGHILANGKAN VARISES SECRA ALAMI
    •setelah beraktivitas setiap hari,berbaringlah dengan posisi kaki dan tungkai lebih tinggi dari jantung selama 20 menit, bagi penderita varises usahakan tidur dengan posisi seperti ini sepanjang malam guna melancarkan peredaran darsh ke jantung.
    • jangan berdiri terlalu lama
    • olahraga rutin untuk melatih otot kaki : jalan santai,jalan cepat,jogging bersepeda,berenang (minimal 30 menit per hari).
    • PENTING! Jangan pernah memijat daerah yang bervarises,karena dapat menyebabkan pecahnya pembuluh vena.lakukan pijatan secara ringan namun teratur,di daerah rawan varises dengan arrah menuju jantung dengan lembut dan gunakan minyak

    CARA KEDUA MENGHILANGKAN VARISES
    • Dengan cara melalui operasi untuk mengangkat urat yang sudah lemah dan rusak.
    • Dengan cara menyuntikan bahan yang dapat mengempeskannya.

    MENCEGAH VARISES DI BETIS BAGI WANITA
    1.Hindari berdiri pada waktu lama
    2.Hindari duduk dengan meletakkan betis di atas betis yang lain
    3.Hindari pemakaian kaus kai yang sempit dan ketat yang menekan urat betis.
    4.Rajin berolahraga
    5.rajin mengangkat betis diatas jantung setiap hari selama minimal 30 menit.

    RAMUAN ALAMI MENGOBATI VARISES

    MINYAK GOSOK PENGHILANG URAT BIRU
    BAHAN :
    Minyak ikan secukupnya
    Madu secukupnya
    Cara membuat dan penggunaan :
    Campur kedua bahan tersebut dengan takaran sama. Setelah jadi, gunakan ramuan untuk kemudian ditutup dengan kain perban kain perban saa pagi hari

    RAMUAN KOL UNTUK MENYEMBUHKAN VARISES

    BAHAN :
    Daun kol 1 helai
    Setrika 1 buah
    Cara membuat dan menggunakan :
    Ambil selembar daun kol atau kubis, lalu gosok urat yang menonjol dengan setrika panas sedangkan yang di lapisi daun kol. Sehingga daun kol menjadi lembek dan layu. Daun kol ini juga lemah. Dengan cara meletakkannya di atas urat yang menonjol lalu ikan dengan kain perban.

    MAKANAN PENGUAT UNTUK PEMBULUH DARAH
    • Perbanyak konsumsi sayuran dan buah tinggi dan makanan yang dapat merangsang sirkulasi darah seperti; bawang merah,bawang putih,bawang bombay,cabai dan jahe.juga makanan yang kaya dengan vit. B kompleks,vit. C mislnya; buah-buhan asam, buah kiwi, buah jambu biji.
    vit E : tepung,biji-bijian,kacang-kacangan, dan minyak nabati.
    • kurangi konsumsi gula, garam,daging merah dan gorengan

  8. NIS : 059/059.076
    NAMA : Harum Marchella
    KELAS :XI / KEPERAWATAN
    MATA PELAJARAN : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : Kebutuhan Dasar Manusia “Merawat Kuku”
    Guru Pembimbing : Rudiono,S.St
    Url Artikel : http://www.marchella-harum.blogspot.com/2012/09/merawat-kuku.html
    Judul Materi : Merawat Kuku

    Merawat Kuku :

    1. Pengertian
    Merawat kuku merupakan tindakan keperawatan yang dilakukan pada klien yang tidak mampu merawat kuku secara mandiri.

    2. Tujuan
    Menjaga kebersihan kuku dan mencegah timbulnya luka atau infeksi akibat kuku yang panjang.

    3. Alat dan bahan

    1.Alat pemotong kuku
    2.Handuk
    3.Baskom berisi air hangat
    4.Bengkok
    5.Sabun
    6.Kapas
    7.Sikat kuku

  9. NIS: 053/053.076

    Nama: Efa juniati

    Kelas: Keperawatan-XI

    Mata Pelajaran: Kebutuhan Dasar Manusia (KDM)

    Kategori:UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1

    Materi:Mengatur posisi pada pasien

    Guru Pembimbing: Rudiono S.st
    Url Artikel: http://efayuniati.blogspot.com/2012/10/v-behaviorurldefaultvmlo.html
    Judul Materi: MENGATUR POSISI PADA PASIEN

    Di sini saya akan membagi ilmu dan menjelasakan tentang kebutuhan dasar manusia mengatur posisi pasien dalam beberapa cara,akan tetapi hanya sebagian yang saya tuliskan dan yang paling sering dilakukan.
    Di dalam keperawatan ada teknik dalam pengaturan posisi pasien.
    Pengalaman saya dalam membagi ilmu disini untuk memudahkan anda mengetahui wawasan yang luas seperti yang saya punya dari guru-guru saya.
    Saya bangga bersekolah di SMK KESEHATAN SURABAYA karena bersekolah disini saya mendapat ilmu banyak dari guru-guru yang membimbing saya dengan penuh kasih sayang.
    Nah,langsung saja penyampaian materi kali ini

    DORSAL RECUMBENT

    Pengertian
    Posisi berbaring terlentang dengan kedua lutut fleksi (ditarik atau direnggangkan) di atas tempat tidur.

    Tujuan
    Posisi ini dilakukan untuk merawat dan memeriksa genetalia serta proses persalinan.

    Peralatan dan bahan
    · Bantal
    · Tempat tidur khusus
    · Selimut

    Prosedur kerja
    · Jelaskan prosedur yang akan dilakukan
    · Cuci tangan dan memakai sarung tanagan
    · Pasien dalam keadaan berbaring (telentang)
    · Pakaian di bawah dibuka
    · Tekuk lutut dan di renggangkan
    · Melepas sarung tangan dan mencuci tangan
    · Mendokumentasikan tindakan yang dilakukan.

  10. NIS :051/051.076
    Nama : Aviqta Larasati
    Kelas : Keperawatan-XI
    Mata Pelajaran : (KKPI)
    Kategori : (UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1)
    Materi : “KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT”
    Guru Pembimbing : Pak. Rudiono S.ST
    Url Artikel : http://aviqta.blogspot.com/2012/10/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html
    Judul Materi : kebutuhan cairan dan elektrolit

    Kebutuhan Cairan Dan Elektrolit

    SISTEM YG BERPERAN
    1. Ginjal
    fungsi ginjal yakni sebagai pengatur air, pengatur konsentrasi garam dalam darah, pengatur keseimbangan asam basa darah, dan pengaturan eksresi bahan buangan atau kelebihan garam.
    2. Kulit
    Proses ini diatur oleh pusat pengatur panas yang disarafi oleh vasomotorik dengan kemampuan mengendalikan arteriolakutan dengan cara vasodilatasi dan vasokontriksi.
    3. Gastrointestinal
    Berperan dalammengeluarkan cairan melalui proses penyerapan dan pengeluaran air. Dalam kondisinormal, cairan yang hilang dalam sistem ini sekitar 100-200 ml/ hari.Selain itu, pengaturan keseimbangan cairan dapat melalui mekanisme rasa hausdikontrol oleh sistem endokrin (hormonal),

    Sistem endokrin (hormonal)
    1. ADH (anti diuretik hormon)
    2. Aldosteron
    3. Prostaglandin
    4. Glukokortikoid

    Kebutuhan Cairan Tubuh bagi Manusia

    Persentase cairan tubuh:
    1. BBL sekitar 75% dari total BB
    2. Dewasa 57% dari total BB
    3. Wanita dewasa 55% dari total BB
    4. Dewa satua 45% dari total BB.
    5. Jika lemak dalam tubuh sedikit, maka cairantubuh pun lebih besar

    · Cara Perpindahan Cairan
    1. Difusi
    Difusi merupakan bercampurnya molekul-molekul dalam cairan, gas, atau zat padat secara bebas atau acak.
    2. Osmosis
    Osmosis adalah proses perpindahan pelarut murni (seperti air) melalui membran semipermeabel, biasanya terjadi dari larutan dengan konsentrasi yang kurang pekat kelarutan dengan konsentrasi lebih pekat.
    3. Transport aktif
    Transport aktif merupakan gerak zat yang akan berdifusi dan berosmosis yang memerlukan aktivitas metabolik dan pengeluaran energi untuk menggerakkan berbagai materi guna menembus memran sel (Potter, 1997).

    Gangguan/Masalah dalam Pemenuhan Kebutuhan Cairan
    1. Hipo volume atau dehidrasi
    Macam dehidrasi (kurang volume cairan) berdasarkan derajatnya
    2. Hipervolume atau overhidrasi
    Manifestasi yang ditimbulkan akibat kelebihan cairan.

  11. NIS : 084/007.079
    NAMA : HARDYAH FAJARANI
    KELAS :XI / FARMASI
    MATA PELAJARAN : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : JURNAL PRAKTIKUM ILMU RESEP
    Guru Pembimbing : Arista Wahyuningsih, S.Farm,Apt
    Url Artikel : http://hardyah-fajarani.blogspot.com/2012/10/jurnal-praktikum-ilmu-resep-sediaan_2.html
    Judul Materi : Jurnal Praktikum Ilmu Resep

    JURNAL PRAKTIKUM ILMU RESEP
    SEDIAAN SERBUK (PULVIS)
    A. PENGERTIAN
    Serbuk atau Pulvis adalah campuran kering bahan obat atau zat kimia dihaluskan, ditujukan untuk pemakaian oral/topical (dalam/luar tubuh).
    B. JENIS – JENIS SERBUK
    Pulvis adspersorius
    Adalah serbuk ringan, bebas dari butiran kasar dan dimaksudkan untuk pemakaian luar.

  12. NIS : 087/010.079
    NAMA : INDAH PURWATI NINGSIH
    KELAS :XI / FARMASI
    MATA PELAJARAN : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : ILMU RESEP (EMULSI)
    Guru Pembimbing : ARISTA WAHYU NINGSIH.S.Farm.,Apt
    Url Artikel : http://indahpurwati-ningsih.blogspot.com/2012/09/1024×768-normal-0-false-false-false-in.html

    EMULSI

    A. Pengertian Emulsi
    Emulsi adalah sistem dua fase yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan yang lain, dalam bentuk tetesan kecil. Emusi berasal dari kata emulgeo yang artinya menyerupai milk atau susu, warnanya adalah putih.
    B. Komponen Emulsi
    Komponen dari emulsi dapat digolongkan menjadi 2 macam yaitu:
    1. Komponen dasar
    Adalah bahan pembentuk emulsi yang harus terdapat didalam emulsi. Terdiri atas:
    § Fase dispers / fase internal / fase diskontinue / fase dalam
    Yaitu zat cair yays terbagi-bagi menjadi butiran kecil ke dalam zat cair lain.
    § Fase kontinue / fase external / fase luar / fase pendispers
    Yaitunzat cair dalam emulsi yang berfungsi sebagai bahan dasar (pendukung) dari emulsi tersebut.
    § Emulgator
    Adalah bagian dari emulsi yang berfungsi untuk menstabilkan emulsi.
    2. Komponen tambahan
    Bahan tambahan yang sering ditambahkan pada emulsi untuk memperoleh hasil yang baik. Misalnya corrigen, saporis, odoris, colouris, preservative, anti oksidan.
    Preservative yang digunakan antara lain metil dan propil, paraben, asam benzoat, asam sorbat, fenol, kresol, dan klorbutanol, benzalkonium klorida, fenil merkuri asetas, dan lain-lain.
    Anti oksidan yang digunakan antara lain asam askorbat, L.tocophero, asam sitrat, propil gallat, asam gallat.

  13. NIS: 045/045.076

    Nama: Agung Mulyo Suwito

    Kelas: XI /Keperawatan

    Mata Pelajaran: KKPI

    Kategori: UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1

    Artikel: Kebutuhan Dasar Manusia

    Guru Pembimbing: Rudiono,S.S.T
    Url Artikel:http://agung-mulyosuwito.blogspot.com/2012/10/normal-0-st1behaviorurlieooui-style.html
    Judul Materi:Kebutuhan Dasar Manusia

    menccuci tangan merupakan suatu tindakanalah sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari jemari dengan menggunakan air ataupun cairan lainnya oleh manusia dengan tujuan untuk menjadi bersih, sebagai bagian dari ritual keagamaan, ataupun tujuan-tujuan lainnya.
    tujuan menjadi sehat saat perilaku dan pelayanan jasa sanitasi menjadi penyebab penurunan tajam angka kematian dari penyakit menular yang terdapat pada negara-negara . Perilaku ini diperkenalkan bersamaan dengan ini isolasi dan pemberlakuan teknik membuang kotoran yang aman dan penyediaan air bersih dalam jumlah yang mencukupi.

  14. NIS: 089 /012.079
    Nama:Novita Setiorini
    Kelas: Farmasi-XI
    Mata Pelajaran: (KKPI)
    Kategori: (UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1)
    Materi: Ekstraksi
    Guru Pembimbing: ARISTA WAHYU NINGSIH,S.FARM.,APT
    Url Artikel: http://novita-setyorini.blogspot.com/2012/09/ekstraksi-ekstraksi-atau-penyarian.html

    EKSTRAKSI

    Ekstraksi atau penyarian adalah suatu kegiatan penarikan zat-zat yang dapat larut dari bahan yang tidak dapat larut dengan pelarut cair.Ekstrak adalah
    Sediaan kental yang diperoleh dengan mengekstraksi senyawa aktif dari simplisia nabati / hewani menggunakan pelarut yang sesuai.

    Proses Ekstraksi :Dapat dipisahkan menjadi pembuatan serbuk , pembahasan, penyarian , dan pemekatan .Ekstraksi dipengaruhi oleh :derajat kehalusan serbuk dan
    perbedaan konsentrasiFaktor Pemilihan cairan penyari :Murah , mudah diperoleh
    Stabil secara fisik dan kimia.Cara Ekstraksi :Maserasi, Perkolas, infundasi, Distilasi Uap.

  15. NIS : 064/064.076
    Nama : Ninktyas Putri Rhamadhani
    Kelas : XI / KEPERAWATAN
    Mata Pelajaran : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : Kebutuhan Dasar Manusia Perawatan Luka Bersih
    Guru Pembimbing : Rudiono S,ST
    Url Artikel : http://ninktyas.blogspot.com/2012/09/12_9496.html
    Judul Materi : Perawatan Luka bersih
    Perawatan luka bersih :

    Definisi :
    Luka adalah hilang atau rusaknya sebagian jaringan tubuh yang disebabkan oleh trauma benda tajam atau tumpul , perubahan suhu , zat kimia , ledakan , senhgatan listrik atau gigitan hewan (R.sjamsu hidayat , 1997)
    Perawatan Luka Bersih
    Prosedur perawatan yang dilakukan pada luka bersih (tanpa ada pus dan necrose), termasuk didalamnya mengganti balutan.
    Tujuan :
    – Mencegah timbulnya infeksi
    – Observasi pengembangan luka
    – Mengabsorbsi drainase
    – Meningkatkan kenyamanan fisik dan psikologis
    Indikasi :
    – Luka bersih tak terkontaminasi dan luka steril
    – Balutan kotor dan basah akibat eksternal dan rembesan atau eksudat
    – Ingin mengkaji keadaan luka
    – Mempercepat deberdemen jaringan nekrotik .

  16. NIS: 065/065.076

    Nama: Obed Putra Sukaton

    Kelas: Keperawatan-XI

    Mata Pelajaran: KKPI

    Kategori: UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1

    Materi: “Mencuci tangan secara steril”

    Guru Pembimbing: Bapak Rudiono S.ST

    Url Artikel: http://obedputraquotes.blogspot.com/2012/10/materi-mencuci-tangan-steril-pelajaran.html

    Judul Materi : mencuci tangan steril

    Perlu kita ketahui bahwa cuci tangan steril harus selalu dilakukan dengan benar sebelum dan sesudah melakukan tindakan perawatan walaupun memakai sarung tangan atau alat pelindung lain untuk menghilangkan atau mengurangi mikroorganisme yang ada di tangan sehingga penyebaran penyakit dapat dikurangi dan lingkungan terjaga dari infeksi. Tangan harus dicuci sebelum dan sesudah memakai sarung tangan.

  17. NIS : 080/003.079
    NAMA : DEVI LINA SARI
    KELAS :XI / FARMASI
    MATA PELAJARAN : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : FARMAKOLOGI (PATOFISIOLOGI KONSTIPASI)
    Guru Pembimbing : Ayu Menik Ariyanti, S.Si.,Apt
    Url Artikel : http://delisadevi.blogspot.com/2012/09/konstipasi.html

    PATOFISIOLOGI KONSTIPASI

    Konstipasi terjadi bila salah satu atau lebih factor anatomi (susunan tubuh) dan fisiologi (fungsi organ) dalam mekanisme(jalan kerja) BAB mengalami gangguan. Gangguan terjadi pada kekuatan propulsive, sensasi rectal ataupun suatu obstruksi fungsional pengeluaran. Konstipasi idopatik (penyakit yang penyebabnya tidak diketahui) bila tidak dijelaskan adanya adnormalitas anatomic (tidak normalnya susuanan tubuh dalam mekanisme BAB), fisiologik (tidak normalnya fungsi organ dalam mekanisme BAB), radiologic (tidak normalnya diagnosis atau pengobatan pada BAB) dan histopatologik (tidak normalnya struktur jaringan pada BAB) sebagai penyebabnya.
    Konstipasi pada masa bayi karena masalah pemberian minum atau diet. Berak yang nyeri merupakan penyebab utama dari konstipasi pada awal masa anak. Pada masa bayi dan anak, konstipasi kronik (penyakit yang sudah lama dan semakin parah), dapat menyebabkan lesi anatomis, masalah neurologis, disfungsi neuromuskuler obat instristik, obat farmakologis, factor metabolic atau endokrin. Konstipasi fungsional adalh penyebab terbyak pada masa anak, konstipasi fungsional berawal dari kurangnya makanan berserat, kurang minum atau kurang aktifitas.

    Terjadinya konstipasi berkaitan dengan mekanisme kerja kolon. Mekanisme kerja kolon :
    1. Makanan masuk kedalam kolon, lalu kolon akan menyerap air dan membentuk bahan buangan sisa makanan atau tinja. Hal ini terjadi karena kontraksi otot kolon terlalu perlahan-lahan, menyebabkan tinja bergerak kearah kolon teralalu lama.

  18. NIS : 056/056.076
    Nama : Firsya nur ananda
    Kelas : XI / KEPERAWATAN
    Mata Pelajaran : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel:Tindakan Mencuci rambut pasien
    Guru Pembimbing : Rudiono S,ST
    Url Artikel : http://firsya-anand.blogspot.com/2012/10/pengertian-menghilangkan-kotoranpada.html
    Judul Materi : mencuci rambut

    Pengertian:
    Menghilangkan kotoran pada rambut dan kulit kepala, dengan menggunakan sabun atau sampo kemudian dibilas dengan air bersih sampai bersih.

    Tujuan:
    1.Memberikan perasaan senang
    2.Rambut tetap bersih, rapid an terpelihara.
    3.Merangsang peredaran darah dibawah kulit kepala.
    4.Membersihkan kutu dan ketombe.
    5.Dilakukan :
    6.Bila rambut kotor.
    7.Pada klien yang akan menjalani operasi.
    8.Secara rutin lima hari sekali, bila kadaan klien mengizinkan.
    9.Setelah dipasang kap kutu.

  19. NIS: 052/052.076

    Nama: Dwi Kurniawan

    Kelas: Keperawatan-XI

    Mata Pelajaran: KKPI

    Kategori: UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1

    Materi: Laktasi

    Guru Pembimbing: ibu Desi Nur Aini amd,keb
    Url Artikel: http://dwiikurniawan.blogspot.com/2012/10/laktasi.html

    Judul Materi : Laktasi

    Pengertian
    ASI merupakan makanan pertama bayi yang diproduksi secara alami oleh tubuh ibu dan merupakan makanan terbaik bagi bayi yang tidak dapat dikalahkan oleh susu formula jenis apapun.

    Manfaat asi
    a.Mudah dicerna
    b.Murah karena tidak perlu membeli
    c.Praktis, higienis dan selalu tersedia.
    d.Tidak pernah basi seperti susu formula.
    e.Murah karena tidak perlu membeli

  20. NIS : 082/005.079
    NAMA : ERICK NOFRIAN
    KELAS :XI / FARMASI
    MATA PELAJARAN : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : FARMAKOLOGI (NSAID(Non Steroid Anti Infalamasi Drugs )
    Guru Pembimbing : Ayu Menik Ariyanti, S.Si.,Apt
    Url Artikel : http://valerickoctarian.blogspot.com/2012/09/nsaid-non-steroid-anti-inflamasi-drugs.html

    NSAID
    (Non Steroid Anti Inflamasi Drugs)

    Sebelumnya saya ingin share sama teman –teman . NSAID ini merupakan postingan hasil belajar saya selama saya bersekolah di SMK Kesehatan Surabaya. Awalnya saya sempat kebingungan dengan obat golongan NSAID ini . Namun setelah saya berkonsultasi dengan guru farmakologi saya (Ayu Menik Aryanti S.Si, Apt) akhirnya saya mulai paham dengan obat golongan ini. Langsung saja kembali ke materi.

    NSAID atau kepanjangan dari Non Steroid Anti Inflamasi Drugs yang dulu disebut AINS atau Anti Inflamasi Non Steroid.Suatu golongan obat yang berprototip Aspirin (mirip khasiat dari obat Aspirin) ini memiliki 3 khasiat yakni selain sebagai Analgesik (anti nyeri) dan Anti piretik (anti demam),Obat golongan ini juga bisa digunakan untuk anti inflamasi (anti peradangan).Jadi bagi teman-teman yang mengalami sakit berupa nyeri disertai panas dan bengkak di daerah yang sakit ,Saya saran kan untuk meminum obat golongan ini saja sebagai terapi simptomatisnya namun jika belum sembuh atau malah parah segera konsultasikan ke dokter.

  21. NIS: 075/075.076

    Nama: Umy Rufaida

    Kelas: Keperawatan-XI

    Mata Pelajaran: KKPI

    Kategori: UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1

    Materi: Pemberian obat melalui telinga

    Guru Pembimbing: Rudiono S.ST
    Url Artikel: http://umyrufaida.blogspot.com/2012/10/pemberian-obat-melalui-telinga.html

    Judul Materi : PEMBERIAN OBAT MELALUI TELINGA

    Pengertian:
    Pemberian obat yang dilakukan pada telinga dengan cara memberikan tetes telinga. Obat tetes telinga ini pada umumnya diberikan pada gangguan infeksi telinga, khususnya pada telinga tengah (otitis eksterna). Obat yang diberikan dapat berupa antibiotik (tetes atau salep).

    Contoh:
    *Obat antibiotik : lorafenikol
    *Obat pelunak serumen : karbogliserin 10%

    Tujuan:
    1. Untuk memberikan efek terapi lokal (mengurangi peradangan, membunuh organisme
    2. penyebab infeksi pada kanal telinga eksternal)
    Menghilangkan nyeri
    3. Untuk melunakkan serumen agar mudah diambil

  22. NIS :074/074.076
    Nama : Tris Ragil Wahyulianingsih
    Kelas : Keperawatan-XI
    Mata Pelajaran : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1
    Materi : “Memberikan Makan/Minum (Nutrisi) Melalui NGT
    Guru Pembimbing : Pak. Rudiono S.ST
    Url Artikel : http://trisragilwahyulianingsih.blogspot.com/2012/10/materi-memberi-makanminum-nutrisi.html
    Judul Materi : kebutuhan cairan dan elektrolit

    Pemberian nutrisi melalui pipa penduga atau lambung merupakan tindakan keperawatan yang dilakukan pada pasien yang tidak mampu memenuhi kebutuhan nutrisi secara oral atau tidak mampu menelan, dengan cara memberi makan melalui pipa lambung atau pipa penduga. Dekompressi yaitu membuang dan substansi gas dari saluran gastrointestinal, mencegah atau menghilangkan distensi abdomen. Memberi makan yaitu memasukkan suplemen nutrisi cair atau makanan kedalam lambung untuk klien yang tidak dapat menelan cairan. Kompressi yaitu memberi tekanan internal dengan cara mengembangkan balon untuk mencegah perdarahan internal pada esofagus. Bilas lambung yaitu irigasi lambung akibat pendarahan aktif, keracunan, atau dilatasi lambung

  23. NIS: 068/068.076
    Nama: Rintis Kurniawan
    Kelas: Keperawatan-XI
    Mata Pelajaran: KKPI
    Kategori: UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1
    Materi: Konsep Komunikasi
    Guru Pembimbing: ibu Herliyana Isnaeni, S.psi.,M.Psi,Psi
    Url Artikel: http:http://rintiskurnia.blogspot.com/2012/10/konsep-komunikasi_2.html
    Judul Materi : Konsep Komunikasi

    A. PENGERTIAN KOMUNIKASI
    Komunikasi mempunyai istilah dari bahasa Inggris yaitu “ communication “. Kata “ communication “ mempunyai arti tersendiri yaitu pemberitahuan atau pertukaran ide, dengan pembicara yang lain dengan mengharapkan pertimbangan atau jawaban dari pendengarnya.
    Ada beberapa ahli yang mendefinisikan tentang pengertian komunikasi, diantaranya yaitu :
    1. Taylor, dkk. (1993)
    Komunikasi merupakan proses pertukaran informasi atau proses yang menimbulkan dan meneruskan makana atau arti.
    2. Burgerss (1988)
    Komunikasi merupakan proses penyampaian informasi, makna dan pemahaman dari pengirim pesan kepada penerima pesan.

    • NIS : 079/002.079
      NAMA : alfiatun nikmah
      KELAS :XI / FARMASI
      MATA PELAJARAN : KKPI
      Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
      Artikel : farmakologi(ambeien)
      Guru Pembimbing : AYU MENIK A. S,SI,.Apt.
      Url Artikel : http://viaalfia.blogspot.com/2012/09/ambeien.html

      PATOFISIOLOGI AMBEIEN/WASIR
      Arti Definisi Pengertian Wasir / Ambeien / Hemoroid
      Gangguan yang paling umum yang mempengaruhi rektum dan anus adalah wasir, biasanya dikenal sebagai tumpukan. itu terjadi ketika pembuluh darah vena menjadi bengkak , sering terjadi akibat dari tekanan lokal berkepanjangan seperti yang disebabkan oleh kehamilan atau pekerjaan yang membutuhkan waktu berjam-jam duduk. Hemoroid dapat menyebabkan iritasi dan nyeri, terutama saat buang air besar. Kondisi ini diperparah oleh sembelit dan mengejan saat buang air besar. Dalam beberapa kasus wasir, mungkin berdarah dan kadang-kadang gumpalan dari dalam pembuluh darah membengkak, menyebabkan sakit parah, kondisi ini disebut wasir thrombosed.
      Gangguan umum lain yang mempengaruhi anus termasuk fisura anus (retak menyakitkan di anus) dan pruritus ani (gatal-gatal di sekitar anus. Gangguan Anal segala macam terjadi lebih sering pada orang yang memiliki kotoran besar).Sejumlah persiapan baik resep hanya tersedia untuk menghilangkan gangguan tersebut.

  24. NIS : 054/054.076
    NAMA : EKKIK ANDITA SAVITRI
    KELAS :XI / KEPERAWATAN
    MATA PELAJARAN : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : MEMBANTU MEMBERI MAKAN PASIEN
    Guru Pembimbing : RUDIONO S,ST
    Url Artikel : http://pohonkecilku.blogspot.com/2012/10/membantu-memberi-makan-pasien.html
    JUDUL MATERI : MEMBANTU MEMBERI MAKAN PASIEN

    Tujuan membantu memberi makan pasien yaitu
    1. bertujuan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi pasien dengan membangkitkan selera pasien pada pasien yang tidak mandiri

    ALAT-ALAT YANG DI GUNAKAN :
    sendok
    garpu
    gelas
    serbet mangkok cuci tangan
    pengalas
    jenis diet

    PROSEEDUR KERJA :
    1. beri penjelasan pada pasien
    2. cuci tangan
    3. mengatur posisi pasien dengan posisi duduk atau setengah duduk
    4. pasang pengalas
    5. menawari pasien melakukan ritual / berdoa terlabih dahulu
    6. bantu pasien dengan cara menyuapi pasien
    7. bila selesai makan bersihkan mulut pasien dan anjurkan duduk sebentar
    8. catat tindakan dan hasil atau respon terhadap tindakan
    9. cuci tangan setelah prosedur di lakukan

  25. NIS: 057/057.076
    Nama: Fitria Rochmawati
    Kelas: Keperawatan-XI
    Mata Pelajaran: KKPI
    Kategori: UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1
    Materi: Perwatan Gigi dan Mulut
    Guru Pembimbing: Bapak Rudiono, Sst
    Url Artikel: http: http://fitryarahmawati.blogspot.com/2012/10/kesehatan-gigi-mulut-anatomi-gigi-gigi.html
    Judul Materi : Perawatan Gigi dan Mulut
    Kesehatan gigi & mulut
    Anatomi Gigi
    Gigi merupakan organ cerna yang berfungsi untuk mencerna makanan secara mekanik.
    Bagian-bagian gigi :
    Mahkota : menonjol keluar gusi
    Akar : bagian yang tertanam dalam gusi
    Leher : bagian diantara mahkota dan akar
    Lapisan gigi dari dalam keluar : pulpa, dentin, email, semenTipe gigi berdasar fungsinya:
    gigi insisifus (seri) : mahkotanya runcing sehingga dapat untuk memotong makanan
    gigi taring : mahkota berbentuk kerucut besar, untuk merobek makanan
    gigi premolar : mahkota berbentuk hampir bulat dengan 2 kuspid untuk menggiling makanan
    gigi molar : gigi yang paling besar dengan mahkota yang besar terdiri dari 4 atau 5 kuspid berfungsi untuk menggiling makanan

  26. NIS: 072/072.076
    Nama: Sofiatul Ma’Nona
    Kelas: Keperawatan-XI
    Mata Pelajaran: KKPI
    Kategori: UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1
    Materi: Kebutuhan Dasar Manusia ( Tindakan Nebulizer)
    Guru Pembimbing: Rudiono S.st
    Url Artikel:http://zophiekoplo.blogspot.com/2012/10/nebulizer.html
    Judul Materi : Tindakan Nebulizer

    Nebulizer

    1. Pengertian
    Alat yang dapat mengubah obat yang berbentuk larutan menjadi aerosol secara terus-menerus. Dan salah satu cara untuk mengobati asma.

    2. Tujuan

    1. Untuk mengurangi rasa sesak nafas pada penderita asma
    2. Untuk mengencerkan sekret

    3. Persiapan :

    a. Persiapan alat :

    1) Tabung oksigen lengkap dengan flowmeter, humidifier
    2) Masker Nebulizer
    3) Obat yang akan diberikan
    4) Spuit 2 cc (sesuai dengan jumlah obat yang diberikan
    5) Alat tulis

    b. Persiapan pasien :
    1.) Menjelaskan prosedur yang akan dilakukan
    2.) Menyiapkan lingkungan yang aman untuk klien dan memasang sampiran

  27. NIS: 062/062.076
    Nama: Loveliyah Permata
    Kelas: Keperawatan-XI
    Mata Pelajaran: KKPI
    Kategori: UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1
    Materi: Kebutuhan Dasar Manusia
    Guru Pembimbing: Rudiono,S.St
    Url Artikel: http://lovel-permata.blogspot.com/2012/10/kebutuhan-istirahat-dan-tidur.html

    Kebutuhan Istirahat dan Tidur

    Pengertian Istirahat
    Istirahat merupakan keadaan yang relaks tanpa adanya tekanan emosional dan bukan hanya dalam keadaan tidak beraktivitas tetapi juga berhenti sejenak kondisi yang tersebut membutuhkan ketenangan.

    6 karakteristik istirahat menurut Perry dan Potter (1977):
    1. Merasa bahwa segala sesuau dapat diatasi
    2. Merasa diterima
    3. Mengetahui apa yang sedang terjadi
    4. Bebas dari gangguan ketidaknyamanan
    5. Mempunyai sejumlah kepuasan terhadap aktivitas yang mempunyai tujuan
    6. Mengetahui adanya bantuan sewaktu memerlukan

  28. NIS : 076/076.076
    NAMA : Venny Dwi Putri
    KELAS :XI / KEPERAWATAN
    MATA PELAJARAN : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : Prosedur Memakai Sarung Tangan Steril
    Guru Pembimbing : Rudiono, S.ST
    Url Artikel : http://venny-dwiputri.blogspot.com/2012/10/prosedur-memakai-sarung-tangan-steril.html
    Judul Materi : Prosedur Memakai Sarung Tangan Steril

    Prosedur Memakai Sarung Tangan Steril

    A. Pengertian
    Menggunakan sarung tangan steril merupakan komponen kunci dalam meminimalkan penularan penyakit serta mempertahankan lingkungan bebas infeksi.

    B. Tujuan
    · Mengurangi resiko petugas infeksi bacterial dari klien
    · Mencegah penularan flora kulit petugas pada klien
    · Mengurangi kontaminasi tangan petugas dengan mikroorganisme yang dapat berpindah dari klien satu ke klien yang lainnya

    C. Prosedur pelaksanaan
    1. Persiapan Alat
    · Sarung tangan steril
    · Wastafel atau air mengalir untuk cuci tangan
    · Sabun
    · Handuk bersih

  29. NIS : 060/060.076
    NAMA : Istiqomah
    KELAS :XI / Keperawatan
    MATA PELAJARAN : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : Kebutuhan Dasar Manusia,Mengganti Balutan Luka
    Guru Pembimbing : Rudiono,S.St
    Url Artikel : http://istiqomah-aiz.blogspot.com/2012/10/mengganti-balutan-luka_2.html

    Mengganti Balutan Luka

    1. Pengertian
    Membersihkan luka, mengobati dan menutup kembali luka dengan memperhatikan teknik steril .

    2. Tujuan
    a. Mencegah terjadinya infeksi
    b. Memberi rasa nyaman kepada pasien.

    3. Prosedur
    Persiapan Pasien :

    a.Meminta izin kepada pasien.
    b.Menjaga privasi pasien.

  30. NIS: 048/048.076
    Nama: Aprilia Nurul Katika Sari
    Kelas: Keperawatan-XI
    Mata Pelajaran: KKPI
    Kategori: UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1
    Materi: Marasmus dan Kwasiorkor
    Guru Pembimbing: Ibu Desy Nuraini Amd.Keb
    Url Artikel: http://aprilia-nurul.blogspot.com/2012/10/kwasiorkor-definisi-kwashiorkor-adalah.html , http://aprilia-nurul.blogspot.com/2012/10/marasmus-marasmusadalah-suatu-penyakit.html
    Judul Materi : Marasmus dan Kwasiorkor

    ~Pengertian Kwasiorkor
    Kwashiorkor adalah salah satu bentuk malnutrisi protein berat yang disebabkan oleh intake protein yang inadekuat dengan intake karbohidrat yang normal atau tinggi.
    ~Etiologi
    Penyebab terjadinya kwashiorkor adalah inadekuatnya intake protein yang berlangsung kronis.
    *Faktor yang dapat menyebabkan hal tersbut diatas antara lain:
    *Pola makan
    *Faktor sosial
    *Faktor ekonomi
    *Faktor infeksi dan penyakit lain

    — Marasmus adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh kekurangan kalori protein.
    — Penyebab utama marasmus adalah kurang kalori protein yang dapat terjadi karena:
    *Diet yang tidak cukup
    *Kebiasaan makan yang tidak tepat seperti yang hubungan dengan orangtua-anak terganggu
    *Karena kelainan metabolik
    *Malformasi kongenital.

  31. NIS: 049/049.076
    Nama: ASTIKA RAHMAWATI
    Kelas: Keperawatan-XI
    Mata Pelajaran: KKPI
    Kategori: UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1
    Materi: VULVA HYGIENE
    Guru Pembimbing: RUDIONO S.ST
    Url Artikel: http://astikarahmawati.blogspot.com/2012/10/vulva-hygiene.html
    Judul Materi : VULVA HYGIENE

    Pengertian
    Vulva hygiene adalah membersihkan vulva dan daerah sekitarnya pada pasien wanita yang sedang nifas atau tidak dapat melakukannya sendiri.

    Tujuan
    Untuk mencegah terjadinya infeksi di daerah vulva/penis, perineum maupun uterus.

    Indikasi
    Dilakukan pada ibu setelah melahirkan (nifas)
    Perawatan katheter.

    Peralatan :
    Kapas basah / sublimat untuk desinfektan
    Desinfektan sesuai dengan kebutuhan
    Handuk besar: 2 buah
    Air hangat dan dingin dalam baskom
    Tempat membersihkan (cebok) berisi larutan desinfektan
    Waslap: 2 buah
    Pinset
    Bengkok
    Pengalas glutea
    Pispot
    Sarung tangan

    Tahap Kerja

    Memasang sampiran/menjaga privacy
    Masang selimut mandi
    Mengatur posisi pasien dorsal recumbent
    Memasang alas dan perlak dibawah pantat
    Gurita dibuka, celana dan pembalut dilepas bersamaan dengan pemasangan pispot, sambil memperhatikan lochea. Celana dan pembalut dimasukkan dalam tas plastic yang berbeda
    Pasien disuruh BAK/BAB
    Perawat memakai sarung tangan kiri
    Mengguyur vulva dengan air matang yg merisi larutan desinfektan
    Pispot diambil
    Mendekatkan bengkok ke dekat pasien
    Memakai sarung tangan kanan, kemudian mengambil kapas sublimat / basah. Membuka vulva dengan ibu jari dan jari telunjuk kiri
    Membersihkan vulva mulai dari labia mayora kiri, labia mayora kanan, labia minora kiri, labia minora kanan,vestibulum, perineum. Arah dari atas ke bawah dengan kapas basah / sublimat (1 kapas, 1 kali usap)
    Perhatikan keadaan perineum. Bila ada jahitan, perhatikan apakah lepas/longgar, bengkak/iritasi. Membersihkan luka jahitan dengan kapas basah
    Menutup/mengompres luka dengan kassa yang telah diolesi salep/betadine
    Memasang celana dalam dan pembalut
    Mengambil alas, perlak dan bengkok
    Merapikan pasien, mengambil selimut mandi dan memakaikan selimut pasien

  32. NIS: 067/067.076
    Nama: Rizkya Dewi Safitri
    Kelas: Keperawatan-XI
    Mata Pelajaran: KKPI
    Kategori: UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1
    Materi: Amandel
    Guru Pembimbing: Herliyana Isnaeni, S.psi.,M.Psi,Psi
    Url Artikel: http://vivirizkya.blogspot.com/2012/10/amandel.html
    Judul Materi : Amandel

    Amandel merupakan salah satu jenis gangguan kesehatan dan penyakit yang dapat mengakibatkan efek negatif yang dapat menjalar pada gangguan THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan)
    Fungsi yang baik bagi kesehatan organ mulut, seperti :
    1. Amandel dapat berfungsi sebagai pembunuh kuman dan mikro organisme yang masuk melalui organ mulut
    2. Berfungsi sebagai penghasil limfosit yang merupakan bagian dari jenis sel darah putih (leukosit)
    Penyebab dari radang amandel bisa dari berbagai faktor penyebab seperti adanya virus dan bakteri yang masuk melalui rongga mulut dan hidung termasuk virus yang menyebabkan mononucleosis ( Vieus Epstein-Barr ) dan bakteri yang menyebabkan terjadinya radang tenggorokan ( Strptococcus Pyogenes ) Kini masalah amandel dapat diatasi dan disembuhkan tanpa operasi pembedahan atau pengangkatan amandel.

  33. NIS : 063/063.076
    Nama : Mariza tris saputri
    Kelas : XI
    Mata Pelajaran : ANATOMI FISIOLOGI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : organ reproduksi
    Guru Pembimbing : RUDIONO S.ST
    Url Artikel : http://marizzatris.blogspot.com/2012/10/organ-reproduksi-wanita.html

    A. Organ Reproduksi Wanita bagian luar
    Organ reproduksi luar : vulva dan terdiri dari labia minora, labia mayora dan klitoris, labia minora dan labia mayora ada sepasang, merupakan dua lipatan kulit
    Labia Minora
    Labia Mayora
    B. Organ Reproduksi Wanita bagian dalam
    Menstruasi
    Pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan pendarahan dan terjadi setiap bulannya. Kecuali pada saat kehamilan. Menstruasi yang terjadi terus menerus setiap bulanny adisebut sebagai siklus menstruasi
    Keluhan Fisik
    • Perasaan malas bergerak, badan lemas, serta mudah merasa lelah
    • Buah dada nyeri, tegang dan sakit saat disentuh
    • Mengalami kram perut (dismenorhea)
    Keluhan Biologis
    • Emosi menjadi labil, biasanya kita mudah uring-uringan, sensitif, perasaan negatif lainnya
    • Kurang konsentrasi

  34. NIS : 090/078.076
    Nama : Atika juwita p.
    Kelas : XI / KEPERAWATAN
    Mata Pelajaran : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel: cara merawat luka kotor
    Guru Pembimbing : Rudiono S,ST
    Url Artikel : http://atikajuwita2.blogspot.com/2012/10/perawatan-luka-kotor.html
    judul materi : merawat luka kotor

    Luka adalah hilang atau rusaknya sebagian jaringan tubuh yang disebabkan oleh trauma benda tajam atau tumpul, perubahan suhu, zat kimia, ledakan, sengatan listrik atau gigitan hewan (R. Sjamsu Hidayat, 1997).
    Luka adalah suatu gangguan dari kondisi normal pada kulit (Taylor, 1997). Luka adalah kerusakan kontinyuitas kulit, mukosa membran dan tulang atau organ tubuh lain(Kozier, 1995).
    Luka kotor atau luka terinfeksi adalah luka dimana organisme yang menyebabkan infeksi pascaoperatif terdapat dalam lapang operatif sebelum pembedahan. Hal ini mencakup luka traumatik yang sudah lama dengan jaringan yang terkelupas tertahan dan luka yang melibatkan infeksi klinis yang sudah ada atau visera yang mengalami perforasi. Kemungkinan relatif infeksi luka adalah lebih dari 27 %. (Potter and Perry, 2005)
    Luka bersih adalah luka tidak terinfeksi yang memiliki inflamasi minimal dan tidak sampai mengenai saluran pernapasan, pencernaan, genital atau perkemihan.

  35. NIS: 086/009.079
    Nama: Hisyam Al Haris
    Kelas: Farmasi-XI
    Mata Pelajaran: KKPI
    Kategori: UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1
    Materi : kapsul
    Guru Pembimbing: Arista Wahyu Ningsih S.farm, Apt
    Url Artikel: http://hisyamalharis.blogspot.com/2012/09/kapsul.html
    Judul Materi : KAPSUL

    Pengertian Kapsul.
    kapsul adalah bentuk sediaan padat yang terbungkus dalam suatu cangkang keras atau lunak yang dapat larut. Cangkang umumnya terbuat dari gelatin, tetapi dapat juga dibuat dari pati atau bahan lain yang sesuai.
    .
    Keuntungan Dan Kerugian Dari Kapsul , Antara Lain ..
    KEUNTUNGAN :
    -Bentuknya praktis dan menarik.
    -Cangkang kapsul yang tidak berasa.
    -Mudah di telan dan cepat hancur.
    -Mudah di kombinasi.
    -Kapsul tidak memerlukan bahan zat tambahan.

  36. NIS: 085/008.079
    Nama: Havid Rois
    Kelas: Farmasi-XI
    Mata Pelajaran: KKPI
    Kategori: UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1
    Materi : Obat Tradisional
    Guru Pembimbing: Arista Wahyu Ningsih S.farm, Apt
    Url Artikel: http://havidrois.blogspot.com/2012/09/jamu-fitofarmaka_6107.html
    Judul Materi : Obat Tradisional

    Peraturan tentang Obat tradisional menurut Permenkes RI no. 246/menkes/per/V/1990

    Obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan gelenik atau campuran dari bahan-bahan lain

    Obat tradisional ada 3 macam yaitu OHT, Jamu, dan Fitofarmaka. Saya disini akan menjelaskan tentang Jamu dan Fitofarmaka.

  37. NIS : 046/046.076
    NAMA : ALDI WISNU F
    KELAS :XI / KEPERAWATAN
    MATA PELAJARAN : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : FISIOTERAPI DADA
    Guru Pembimbing : Rudiono S. ST
    Url Artikel : http://tantydy.blogspot.com/2012/10/fisio-terapi-dada.html

    FISIO TERAPI DADA
    PENGERTIAN
    Fisioterapi dada merupakan tindakan keperawatan dengan melakukan drainase postural, clapping, dan vibrating pada pasien dengan gangguan sistem pernapasan. Misalnya : Penyakit paru Obstruksi kronis ( Bronkitis kronis, Asma, dan Emfisema )
    TUJUAN
    • Meningkatkan efisiensi pola pernapasan pasien
    • Membersihkan jalan napas

    1. DRAINASE POSTURAL
    Pengertian : Merupakan tindakan dengan menempatkan pasien dalam berbagai posisi untuk mengalirkan sekret disaluran pernapasan.
    Tindakan drainase postural diikuti dengan tindakan Clapping ( Penutupan ) dan Vibrating.

    ALAT DAN BAHAN
    • Pot Sputum berisi desinfektan
    • Kertas tisu
    • 2 balok tempat tidur
    • 1 bantal
    • Stetoskop

    PROSEDUR KERJA
    • Jelaskan prosedur yang Akan dilaksanakan
    • Cuci tangan
    • Atur posisi :
    A. Semi fowler bersandar ke kanan, ke kiri lalu ke depan apabila daerah yang akan didrainasi pada lobus atas bronkus apikal
    B. Tegak dengan sudut 45o membungkuk kedepan pada bantal dengan 45o ke kiri dan ke kanan apabila daerah yang didraenasi bronkus posterior.
    C. Berbaring dengan bantal dibawah lutut apabila yang akan di draenasi bronkus anterior
    D. Posisi tredelenburg dengan sudut 30o/ dengan menaikkan kaki tempat tidur 35-45 cm, sedikit miring ke kiri apabila yang akan didraenase pada lobus tengah ( bronkus lateral dan medial ). Sedikit miring ke kanan apabila daerah yang akan didraenasi bronkus superior dan inferior.
    E. Condong dengan bantal dibawah panggul apabila yang akan didraenase bronkus apikal.
    F. Posisi tredelenburg dengan sudut 45o atau dengan menaikkan kaki tempat tidur 45-50 cm ke samping kanan, apabila yang akan didraenase bronkus medial, Ke samping kiri apabila yang akan didraenase bronkus lateral.
    G. Posisi tredelenburg condong dengan sudut 45o dengan bantal di bawah panggul apabila yang akan didraenase bronkus posterior

    • Lama pengaturan posisi pertama kali adalah 10 menit, kemudian periode selanjutnya kurang lebih 15-30 menit.
    • Lakukan obserbvasi tandal Vital selama prosedur
    • Setelah melaksanakan draenase postural melakukan clapping, vibrasi, dan pengisapan ( Suction )
    • Cuci tangan setelah prosedur dilakukan.

    Kontra Indikasi Drainase Postural

    • Penyakit jantung
    • Hipertensi
    • Peningkatan TIK
    • Dispnea berat
    • Lansia

    2. CLAPPING DAN VIBRASI

    Pengertian :
    Clapping dilakukan dengan melakukan menepuk dada posterior dan memberikan getaran ( vibrasi ) tangan pada daerah tersebut yang dilakukan saat pasien ekspirasi.

    PROSEDUR KERJA

    • Jelaskan prosedur yang akan dilaksanakan
    • Cuci tangan
    • Atur posisi sesuai dengan draenase postural dan lokasi baru.
    • Lakukan clapping atau vibrasi pada :
    a.) Seluruh lebar bahu atau meluas beberapa jari ke klavikakula apabila daerah paru yang perlu di-clapping/vibrasi adalah daerah bronkus apikal.
    b.) lebar bahu masing-masing sisi apabila yang akan di-clapping dan vibrasi adalah daerah bronkus posterior
    c.) dada depan dibawah klavikula, apabila yang akan di-clapping dan vibrasi adalah daerah bronkus anterior.
    d.) anterior dan lateral dada kanan dan lipatan ketiak sampai midanterior dada apabila yang di-clapping dan vibrasi adalah daerah lobus tengah ( bronkus lateral dan medial )
    e.) lipat ketiak kiri sampai midanterior dada apabila yang di- clapping dan vibrasi adalah daerah bronkus superior dan inferior
    f.) sepertiga bawah kosta posterior kedua sisi apabila yang di- clapping dan vibrasi adalah daerah bronkus apikal
    g.) sepertiga bawah kosta posterior kedua sisi, apabila yang di- clapping dan vibrasi adalah bronkus medial
    h.) sepertiga bawah kosta posterior kanan, apabila yang di- clapping dan vibrasi adalah bronkus lateral
    i.) sepertiga bawah kosta posterior kedua sisi, apabila yang di- clapping dan vibrasi adalah daerah bronkus posterior

    • Lakukan clapping dan vibrasi selama kurang lebih 1 menit
    • Setelah digunakan draenase postural, clapping, dan vibrasi dapat dilakukan tindakan pengisapan lendir.
    • Lakukan auskultasi pada daerah paru yang dilakukan tindakan drainase postural, clapping, dan vibrasi.
    • Cuci tangan setelah prosedur dilaksanakan.

    KONTRA INDIKASI

    • Pasien Emboli paru
    • Hemoragi
    • Eksaserbasi
    • Nyeri hebat ( kanker )

  38. NIS : 081/004.079
    NAMA : Dikka Aprilia
    KELAS :XI / FARMASI
    MATA PELAJARAN : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : FARMAKOGNOSI (OBAT TRADISIONAL DAN FITOMARMAKA)
    Guru Pembimbing : Bu. Arista Wahyu Ningsih, S. Farm., Apt.
    Url Artikel : http://dicbaaprilia.blogspot.com/2012_10_01_archive.html

    “OBAT TRADISIONAL DAN FITOFARMAKA”

    Menurut Permenkes RI No. 246 / Men kes­/Per/V/1990 Obat Tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan galenik atau campuran dari bahan-bahan tersebut, yang secara turun temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman

    Menurut Permenkes RI No. 760/Menkes/Per/IX/1992 Fitofarmaka adalah sediaan obat dan OT yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya, bahan bakunya terdiri dari simplisia atau sediaan galenik yang telah memenuhi pesyaratan yang berlaku.

  39. NIS: 050/050/076
    Nama: Aulia Karisma Yanti
    Kelas: Keperawatan-XI
    Mata Pelajaran: KKPI
    Kategori: UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1
    Materi: Kebutuhan Dasar Manusia
    Guru Pembimbing: Pak Rudiono S.ST
    Url Artikel : http://aulia-karisma.blogspot.com/2012/10/irigasi-luka.html
    Judul Materi : Irigasi Luka

    IRIGASI LUKA
    1. Pengertian
    Suatu tindakan pembersihan luka secara mekanis dengan larutan desinfektan atau pengakuan fisik terhadap debris
    2. Tujuan
    • Menghilangkan eksudan dan debris, banda asing dari luka yang lambat sembuh
    • Untuk meningkatkan penyembuhan atau memudahkan pengolesan obat luka
    • Mengabsorbsi Drainase

  40. NIS :083/006.079
    NAMA :fatichatun nisa’
    KELAS :XI / FARMASI
    MATA PELAJARAN : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : penggolongan obat diare
    Guru Pembimbing : Ayu Menik Wijayanti S. Si apt
    Url Artikel : http://fatichatunnisa.blogspot.com/2012/10/uts-kkpi-farmakologi.html
    Judul Materi : farmakologi penggolongan obat diare
    PENGERTIAN
    Diare adalah suatu keadaan atau ketika seseorang mengalami dan beresiko mengalami defekasi sering dengan feses yang cair, atau feses yang tidak berbentuk.
    PATOFISIOLOGI
    Diare terjadi dapat di sebabkan oleh berbagai macam hal, yaitu:
    1. Infeksi
     Cacing
     Amoeba
     Disentri
    2. Defisiensi enzim
     Intoleransi makanan
    Yaitu makan makanan terlalu banyak yang dapat menyebabkan penyerapan enzim pada makanan terganggu(di perlambat)
     Elektrolit yang di keluarkan gterlalu banyak
    3. Efek obat
     Adapun efek obat yang dapat menyebabkan diare
    4. Racun

  41. NIS : 067/067.076
    NAMA : RIKA YULI ANA WATI
    KELAS : KEPERAWATAN-XI
    MATA PELAJARAN : KKPI
    KATEGORI : UTS KKPI SMK Kesehatan Surabaya Semester 1
    MATERI : Melatih Nafas Dalam Pada Pasien Tracheostomi
    GURU PEMBIMBING : RUDIONO S. ST.
    URL ARTIKEL : http://rikayaw.blogspot.com/2012/10/materi-nafas-dalam-pada-pasien-dengan.html

     PENGERTIAN :
    Memberikan perawatan pada klien yang terpasang tracheostomi.

     TUJUAN :
    1. Menjamin kelancaran jalan nafas.
    2. Mencegah infeksi.
    3. Memberikan rasa nyaman.

     PERSIAPAN
    a. Alat :
    • 1 pinset anatomi
    • 1 pinset cirhurgis
    • gunting
    • kom
    • Bak instrumen steril berisi :

    • Sarung tangan steril.
    • Suction set.
    • Nacl 0,9 %.
    • Kasa steril.
    • Plester.
    • Spuit 10 cc.

    b. Pasien :
    • Memberitahu dan menjelaskan kepada pasien dan keluarga mengenai prosedur yang akan di laksanakan.
    • Memasang sekat di sekeliling tempat tidur.

     LANGKAH-LANGKAH :
    • perawat mencuci tangan.
    • menghisap lendir.
    • menganjurkan pasien bernafas dalam beberapa kali diantara penghisapan lendir dan selanjutnya sekali nafas dalam setelah 6 kali nafas biasa.
    • membersihkan luka sekitar tracheostomi dengan NaCl 0,9 %.
    • bila luka kotor,bersihkan dengan H2o2 3% kemudian bilas dengan NaCl 0,9 %.
    • selanjutnya keringkan dengan kassa steril.
    • oleskan zalf antibiotik.
    • tutup dengan kassa steril.
    • cek kepatenan fiksasi tracheostomi.
    • jaga kelembaban tutup tracheostomi.
    • perawat mencuci tangan.
    • merapikan pasien dan lingkungannya.
    • membersihkan alat dan mengembalikan pada tempatnya.
    • menulis pada catatan perawatan mengenai prosedur yang telah di lakukan dan reaksi yang terjadi.

     HAL-HAL YANG HARUS DI PPERHATIKAN :
    • Teknik aseptik.
    • Respon pasien.
    • Kelembaban kassa penutup

  42. NIS :078/001.079
    NAMA : Agnes Risnanda Putri
    KELAS : XI / FARMASI
    MATA PELAJARAN : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : Suspensi
    Guru Pembimbing : Arista Wahyu Ningsih. S.farm, apt
    Url Artikel : http://agnesriputri.blogspot.com/2012/09/suspensi.html
    Judul Materi : Ilmu resep tentang suspensi

    A.Suspensi adalah sediaan cair yang mengandung partikel tidak larut yang terdispersi dalam fase cair .

    B. Syarat-syarat suspensi :
    * harus halus
    * tidak boleh cepat mengendap
    * jika dikocok pelan dapat terdispersi kembali
    * kekentalannya tidak boleh terlalu tinggi

  43. NIS :088/011.079
    NAMA : Nadin Sakinatus S
    KELAS : XI / FARMASI
    MATA PELAJARAN : KKPI
    Kategori : UTS KKPI SMK KESEHATAN SURABAYA semester 1
    Artikel : Larutan
    Guru Pembimbing : Arista Wahyu Ningsih. S.farm, apt
    Url Artikel : http://nadin-sakinatus.blogspot.com/2012/10/larutan_3.html
    Judul Materi : Ilmu resep tentang Larutan

    Larutan (Solutio)

    Larutan adalah sediaan cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang terlarut. misal : terdispersi secara molekuler dalam pelarut yang sesuai atau campuran yang terlarut yang saling bercampur.

    bila zat A dilarutkan dalam air atau pelarut lain akan terjadi tipe larutan sebagai berikut :
    1. Larutan Encer, larutan yang mengandung sejumlah kecil zat A yang terlarut
    2. Larutan, larutan yang mengandung sejumlah besar zat A yang terlarut
    3. larutan jenuh, larutan yang mengandung jumlah maksimum zat A yang dapat larut dalam air dalam tekanan dan temperatur tertentu
    4. Larutan Lewat Jenuh, larutan yang mengandung jumlah zat A yang terlarut melebihi batsas kelarutannya didalam air pada temperatur tertentu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s