Tugas-2 Sistem Pakar: Rule-Based System


Expert system atau system pakar adalah salah satu bagian dari kecerdasan buatan dimana di dalamnya terdapat data-data yang berasal dari seorang pakar. James P. Ignizio mengatakan bahwa sistem pakar adalah suatu program komputer yang dibuat dengan berdasarkan bidang tertentu, yang mana tingkat keahlian dari program tersebut untuk menangani masalah, sebanding dengan kemampuan seorang ahli di bidang tersebut. Dengan kata lain expert system mempunyai knowledge atau pengetahuan seperti halnya seorang pakar. Expert system di dalam bekerja berdasarkan rule based yang disimpan di dalam database.

Bentuk umum rule based yang dipakai dalam expert system adalah if A then B atau jika A maka B, dimana A disebut sebagai premis dan B disebut sebagai konklusi. Didalam pengerjaan dengan metode rule based akan banyak ditemui kelemahan-kelemahan yaitu:

Membutuhkan pencocokan yang benar-benar pas, contohnya jika sakit kepala dan suhu badan naik maka terkena demam. Jika diberi pernyataan sakit kepala saja, maka rule diatas tidak dapat memberi kesimpulan apakah terkena demam atau tidak.

  • Seringkali sulit untuk menghubungkan rulerule yang berhubungan dengan sebuah inference chain (otak dari system pakar untuk melakukan pengecekan dari rule yang satu ke rule lainnya).
  • Bisa menjadi sangat lambat jika menampung banyak rule.
  • Tidak cocok untuk permasalahan tertentu.

Konsekuensi rule based system

Konsekuensi atau konklusi yang dinyatakan pada bagian THEN baru dinyatakan benar, jika bagian IF pada sistem tersebut juga benar atau sesuai dengan aturan tertentu.

Contoh :

IF lalu lintas pagi ini padat

THEN saya naik sepeda motor saja

Apabila pengetahuan direpresentasikan dengan aturan, maka ada 2 metode penalaran yang dapat digunakan :

1. Forward Reasoning (penalaran maju)

Pelacakan dimulai dari keadaan awal (informasi atau fakta yang ada) dan kemudian dicoba untuk mencocokkan dengan tujuan yang diharapkan

2. Backward Reasoning (penalaran mundur)

Penalaran dimulai dari tujuan atau hipotesa, baru dicocokkan dengan keadaan awal atau fakta-fakta yang ada.

 

Kemanfaatan  

Dengan adanya program aplikasi sistem pakar diharapkan dapat membantu meringankan pekerjaan seorang dokter dalam mendiagnosa pasiennya. Dimana dengan aplikasi tersebut diharapkan dapat membantu dokter dalam:

–          Mengidentifikasi penyakit pasiennya berdasarkan gejala-gejala yang diberikan oleh si pasien.

–          Mengkonfirmasi gejala-gejala selain yang dimasukkan pasien setelah mengidentifikasi terlebih dahulu penyakit pasien.

–          Menentukan ketepatan analisa suatu penyakit.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s